Wednesday, 29 August 2012 14:23

b_124_80_16777215_0___images_stories_120829_120829-09-desmianto-ketua-d.jpegPEKANBARU-Maraknya aksi kriminal yang diduga dilakukan anggota genk motor, mendapat reaksi keras dari Ketua DPRD Pekanbaru, Desmianto. Menurutnya, aparat Kepolisian seharusnya memberlakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan tersebut. Bila perlu, dilakukan tembak di tempat. "Aparat Kepolisian harus bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan ini, karena tampaknya semakin marak dan sadis. Bila perlu polisi menerapkan tembak di tempat bagi mereka yang melakukan aksi kriminal. Saya mendukung langkah ini untuk memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan," ujarnya, Selasa (28/8).
Menurutnya, kebijakan tembak di tempat tersebut tidak saja bisa menimbulkan efek jera bagi anggota geng motor tersebut, namun juga bisa menjadi shock therapy bagi pelaku kejahatan lain.
"Bila dinilai perlu, tidak ada salahnya menerapkan kebijakan tembak di tempat, apalagi jika aksinya sudah membahayakan masyarakay.
Bila
 Polisi dilindungi undang-undang," ujarnyatandasnya.
Meski demikian, anggota Dewan dari Partai Demokrat ini juga mengingatkan kebijakan itu diterapkan bukan sembarangan. Melainkan hanya berlaku untuk pelaku kejahatan yang indikasi kuat melakukan aksi anarkis serta tindak kekerasan. Sebab bila polisi tak bertindak tegas, dikhawatirkan geng motor yang melengkapi dirinya dengan senjata tajam semakin bertindak sadis terhadap korbannya.
"Kalau kondisi ini dibiarkan, bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat polisi, karena dinilai tak dapat memberikan keamanan dan kenyamanan," ujarnya.
Di samping bertindak tegas terhadap pelaku perampokan, Desmianto juga mengingatkan supaya polisi terus mengembangkan sistem pengamanan sebab pelaku kejahatan terus mengembangkan modus operasinya. "Polisi harus cekatan untuk melakukan antisipasi tindak kejahatan yang ada," pungkasnya. (jhoni Hasben)

AddThis Social Bookmark Button

Add comment


Security code
Refresh