Saturday, 14 July 2012 10:46
Multithumb found errors on this page:

There was a problem loading image /home/haluanri/public_html/images/stories/29-1507--ibu-negara-as-.gif
There was a problem loading image /home/haluanri/public_html/images/stories/29-1507--ibu-negara-as-.gif

29-1507--ibu-negara-as-.gifWASHINGTON-Secret Service mengadakan penyelidikan terhadap seorang polisi di Kota Washington, Amerika Serikat (AS) yang dituduh melontarkan ancaman mati terhadap Ibu negara AS Michelle Obama. Hingga saat ini, Michelle Obama belum berkomentar terhadap insiden itu. Menurut laporan dari Suratkabar The Washington Post, seorang polisi yang bertugas sebagai pengawal pejabat AS mengancam akan menembak istri dari Presiden Barack Obama. Polisi itu pun dikabarkan menunjukkan gambar pistol yang akan digunakan untuk menembak Michelle, di ponselnya.
Kepolisian di Kota Washington juga langsung memindahkan tersangka dan melaporkan peristiwa itu ke Secret Service. Anggota kepolisian yang berdinas dengan menggunakan sepeda motor itu langsung diselidiki oleh Secret Service, yang bertanggung jawab atas keamanan Presiden AS beserta anggota keluarganya.
"Kami mewaspadai insiden ini dan kami akan melakukan investigasi yang sesuai," ujar juru bicara Secret Service Edwin Donovan, seperti dikutip AFP, Jumat (13/7).
Sementara itu juru bicara Kepolisian Washington Gwendolyn Crump mengatakan bahwa mereka menemukan adanya komentar-komentar yang kurang pantas di dengar, yang ditujukan kepada Ibu Negara AS. Mereka langsung menggelar proses penyelidikan terhadap asal muasal perkataan itu.
Ancaman pembunuhan dinilai menjadi hal umum yang sering muncul dalam kehidupan Obama. Pada saat pria berkulit hitam itu menjabat sebagai Presiden AS, ancaman pembunuhan muncul sebanyak lebih dari 30 kali dalam satu hari. Ancaman pembunuhan juga lebih sering dialami oleh Obama, ketimbang pendahulunya, George W. Bush.(okz/ivi)

AddThis Social Bookmark Button

Add comment


Security code
Refresh