Thursday, 09 August 2012 08:37

BATAM-Sekitar 3.000 warga Batam yang tersebar di sejumlah kawasan di ini akan melakukan pengaduan ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) atas seringnya air mati selama Ramadan oleh pengelola air bersih di Batam, PT Adya Tirta Batam (ATB). Hal ini dikemukakan Ketua Bidang Hukum Aliansi Gerakan Pemuda Islam (AGPI) Kota Batam, Mohammad Udin.
Menurut dia, masyarakat Batam marah karena perusahaan berkantor pusat di Inggris tersebut tidak menghargai warga muslim yang ada di daerah ini.
Sebelumnya, Humas PT ATB, Enrico Morino Ginting, mengatakan pihaknya sudah menurunkan petugas ke lapangan untuk mengecek gangguan pelayanan air ATB di sejumlah kawasan di Batam, dan meminta wa rga  untuk bersabar.(hk/mel)

AddThis Social Bookmark Button

Add comment


Security code
Refresh