Monday, 09 July 2012 14:46

SELATPANJANG-Pembangunan infrastruktur di pedesaan menjadi prioritas bagi Kabupaten Meranti tahun 2013 mendatang. Tujuannya, agar desa di seluruh Meranti bisa maju dan berkembang. “Untuk menggesa pertumbuhan ekonomi masyarakat, ke depan prioritas pembangunan infrastruktur di pedesaan akan jadi perioritas. Dengan kebijakan ini diharapkan masyarakat lebi mudah mengakses pusat-pusat pasar sehingga akses perputaran uang akan semakin meningkat. Kita optimis, dengan kebijkan ini desa-desa di Meranti akan tumbuh menjadi  sentra ekonomi baru bagi daerah ini,” tegas Bupati Meranti, Irwan Nasir, Minggu (8/7).
Dikatakan Bupati, stagnannya pertumbuhan ekonomi warga di pedesaan bukan disebabakan tidak produktifnya para petani. Melihat dari kondisi riil di lapangan dari berbagai aspirasi yang disampaikan warga dalam berbagai kunjungannya di berbagai desa, pada dasarnya warga sangat antusias mendukung program peningkatan kesejahtaraan masyarakat dalam berbagai aktivifas produksi," tuturnya. 
Namun, buruknya infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi, lanjut Bupati, menyebabkan warga sulit menjual ke luar daerah berbagai produk hasil pertanian dan perkebunannya. Akibatnya, banyak hasil pertanian dan perkebunan warga menumpuk dan membusuk. Hal inilah yang kemudian menyebabkan warga tidak giat lagi membangun dunia usaha.
Untuk itu, lanjut Bupati, seiring dengan program pemerintah menekan angka kemiskinan di berbagai pelosok daerah, Pemkab Meranti berupaya mengarahkan kebijakan pembangunan ke pelosok-pelosok pedesaan. Sarana utamanya, adalah pembenahan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan di pedesaan serta sarana listrik.
“Target kita, tahun 2013 mendatang wajah kumuh desa-desa di Meranti sudah berubah menjadi lebih  bercahaya dan hidup. Kita tidak ingin wajah kumuh desa ini terus berlarut-larut dengan kondisi jalan yang berlubang, gelap sepanjang malam dan potret kemiskinan yang kental terserak ditiap sudut desa. Dengan pembenahan infrastruktur kita harpakan akan mempu memicu spirit masyarakat pedesaan untuk lebih prodoktif membangun ekonomi,” ujar Bupati.
Menyinggung soal persentase kebijakan alokasi penggunana dana APBD tahun 2013, Bupati menjawab, tetap lebih memprioritaskan pengguanna dana APBD untuk kepentingna publik. Hal ini didasarkan pada pertimbangan efesiensi dan azas manfaat dalam mendukung percepatan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Meranti adalah daerah yang baru  mekar dengan kondisi infrastruktur yagn masih minim dan angaka kemiskinan yang masih tinggi. Untuk itu ,porsi alokasi anggaran untuk kepentingan public harus lebih besarn dan jadi prioritas,” ujar Bupati.(ruslan)

AddThis Social Bookmark Button

Add comment


Security code
Refresh